Jakarta, 5 April 2025 – Dalam geliat budaya urban yang terus berkembang, merek streetwear lokal RNDNG3RD kembali menegaskan eksistensinya dengan peluncuran koleksi terbarunya yang penuh makna. Bertajuk “JALANAN”, koleksi ini secara langsung mengambil inspirasi dari dinamika, warna, dan jiwa kota Jakarta yang tak pernah tidur.
Melalui desain yang edgy, bold, dan sarat simbol, RNDNG3RD berhasil menangkap esensi kehidupan jalanan Jakarta—dari suara klakson ojek online, coretan grafiti di dinding beton, hingga semangat muda anak-anak kota yang tak pernah menyerah.
Filosofi di Balik Koleksi “JALANAN”
Dari Trotoar ke Catwalk: Cerita yang Tersemat dalam Setiap Jahitan
Koleksi “JALANAN” bukan sekadar pakaian. Ini adalah narasi visual tentang perjalanan, perlawanan, dan identitas. Tim kreatif RNDNG3RD menghabiskan berbulan-bulan menjelajahi sudut-sudut Jakarta—mulai dari kawasan Glodok, Senen, hingga pinggiran Jakarta Timur—untuk mengamati dan meresapi keseharian warga kota.
“Kami ingin menangkap energi asli Jakarta. Bukan versi yang difilter, tapi yang kotor, keras, tapi jujur. Jalanan adalah tempat di mana semua lapisan masyarakat bertemu, bertabrakan, dan menciptakan budaya baru,” ujar Dimas Arya, Creative Director RNDNG3RD.
Setiap elemen desain, dari pemilihan warna hingga grafis yang digunakan, memiliki akar dari pengamatan langsung di lapangan. Warna abu-abu beton, hijau terang dari pohon trembesi, dan merah menyala dari rambu lalu lintas menjadi palet utama koleksi ini.
Simbol-Simbol Urban yang Bermakna
Beberapa elemen khas Jakarta dihadirkan secara kreatif dalam koleksi ini:
- Grafis rambu lalu lintas yang dimodifikasi menjadi motif utama pada hoodie dan jaket.
- Siluet trotoar retak yang dijadikan pola subtil pada celana jogger.
- Tulisan “JALAN TUTUP” yang sering ditemui di papan pengumuman, diubah menjadi slogan edgy di T-shirt.
- Kode angkot (DAMRI, M07, P16) yang disematkan sebagai detail bordir di saku dada.
Detail Koleksi “JALANAN”: Apa yang Harus Ditunggu?
Koleksi terbaru RNDNG3RD terdiri dari 15 item utama, mencakup berbagai kategori yang cocok untuk gaya hidup urban modern.
1. Apparel (Pakaian)
- Hoodie Oversize “Macet Abadi” – dengan grafis jam digital menunjukkan pukul 17.30 (jam pulang kantor), dilengkapi kantong tersembunyi.
- T-shirt “Trotoar Kita” – terbuat dari katun organik, dengan cetak grafiti hasil kolaborasi dengan seniman jalanan lokal.
- Track Jacket “Lintas Kota” – jaket ringan dengan detail reflektif, terinspirasi dari jaket ojek online.
2. Aksesori
- Topi Snapback “Jalan-Jalan” – bordir 3D berbentuk simbol simpang empat.
- Tote Bag “Bawa Pulang” – tas kanvas kuat dengan ilustrasi peta Jakarta versi abstrak.
- Lanyard “Kartu JakLingko” – aksesori multifungsi yang bisa digunakan sebagai gantungan kunci atau strap kartu.
3. Kolaborasi Spesial
RNDNG3RD juga menggandeng Budi “Spray” Santoso, seniman grafiti legendaris dari kawasan Tanah Abang, untuk menciptakan edisi terbatas dari koleksi ini. Setiap item kolaborasi ditandai dengan tanda tangan digital dan nomor seri unik.
Respons Komunitas dan Harapan Merek
Sejak teaser koleksi ini dirilis di media sosial, antusiasme dari komunitas streetwear Tanah Air begitu tinggi. Banyak penggemar memuji keberanian RNDNG3RD dalam mengangkat tema lokal yang sering diabaikan oleh merek besar.
“Akhirnya ada brand yang nggak malu-maluin jadi anak Jakarta. Ini beneran dari kita, buat kita,” tulis @jakarta.street di Instagram.
RNDNG3RD berharap koleksi “JALANAN” bisa menjadi jembatan antara fashion dan identitas kota. Mereka juga berencana mengalokasikan 10% dari keuntungan penjualan untuk program pelatihan seni jalanan bagi anak muda kurang mampu di Jakarta.
Kesimpulan: Fashion yang Berakar pada Realitas
Dengan koleksi “JALANAN”, RNDNG3RD tidak hanya menjual pakaian—tapi juga sebuah gerakan. Gerakan untuk menghargai akar, merayakan kekacauan kota, dan menemukan keindahan di tempat yang sering dianggap biasa.
Bagi mereka yang merasa jiwanya berdetak di antara deru motor dan suara hujan di atap warung kopi, koleksi ini adalah pernyataan: kita milik jalanan, dan jalanan milik kita.